PUISI NAMA


Izinkan aku tuk mengatakannya
Sesering apapun kau hancurkan, hati ini akan semakin keras
Nestapa berkidung emas
Antarkan segala cerita rindu angan ku.

Fakta telah mengatakan hatimu hanya untuknya
Adalah sebuahpedang yang menusuk hatiku
Untaian kata perpisahan telah mengalir deras dari dalam hatiku
Zaman yang kini semakin rapuh, membuat
Ingatan tentang semua itu menjadi abu
Anugrah dan harapan yang kau angankan
Hanya mampu menggores ilusi bayangmu