Prakanca Kedatangan Tamu dari Ocean Of Life


OPINI

Hari ketiga Sekolah Kaca, Sabtu (10/05), masih ditempat yang sama, pendopo KR Jogja yang terletak di Jl. Margo Utomo Yogyakarta. Lagi-lagi saya harus absen mengikuti kegiatan ini. Halangan yang dating tiba-tiba membuat saya harus meninggalkan kesempatan belajar yang besar ini.

Nah, bukan berarti ketika kita tidak mengikuti satu kegiata itu, kita  tidak dapat apa-apa kan? Sekolah Kaca hari ini mendatangkan sebuah komunitas hebat. Ocean of Life adalah tamu para calon kaca dan para alumni Kaca yang hadir.


Dari akun facebooknya, Ocean of Life merupakan sebuah komunitas lingkungan hidup yang berfokus pada kegiatan pendidikan lingkungan untuk anak-anak, tindakan membersihkan pantai, dan daur ulang produk, yang berbasis di Yogyakarta, Indonesia. Misi dari Ocean of Life adalah untuk menciptakan kehidupan yang berkelanjutan bagi manusia dan alam. Ocean of Life berkomitmen untuk mendorong dan mendukung upaya pelestarian lingkungan yang melibatkan masyarakat dan anak-anak.

Dari beberapa blog calon Kaca, diceritakan, Ocean of Life memberikan kesadaran yang besar terhadap para Kaca. Ocean of Life menyadarkan betapa manusia terus-menerus merusak lingkungan yang sudah dijaga oleh nenek moyang kita sejak dulu. Penggunaan plastik yang terus menerus tanpa adanya alternatif untuk penggunaan plastik membuat lingkungan dipenuhi dengan sampah plastik.

Seperti yang kita tahu, plastik merupakan salah satu bahan yang sulit terurai oleh tanah. Plastik akan terurai beberapa tahun hingga berpuluh tahun kemudian setelah lama terpendam ditanah. Selain menjadi tumpukan sampah, plastik-plastik yang sulit terurai ini akan membuat nutrisi didalam tanah hilang. Bukankah ini sangat merugikan?

Sebagai generasi penerus bangsa, Ocean of Life selalu berpesan untuk kita menjaga lingkungan sebaik mungkin. Menggunaan botol minum yang bisa digunakan kembali menjadi salah satu hal kecil yang terkadang terabaikan oleh kita. Tapi dengan cara ini, kita bisa mengurangi beribu bahkan apabila setiap anak menggunakan botol minum tidak kemasan kita bisa mengurangi jutaan sampah plastik setiap harinya.

Memang bukan suatu hal yang mudah untuk melakukannya. Perlu pembiasaan – pembiasaan agar kita sadar akan pentingnya menjaga lingkungan hidup yang mulai tercemar ini. Mengajak keluarga, teman dekat dan tetangga sekitar untuk mulai mengurangi penggunaan plastik menjadi salah satu hal kecil yang perlu kita lakukan. Sebelum sebuah benua terbentuk dari sampah dan dunia tertupi oleh sampah, tidak ada salahnya kita sebagai penerus dunia untuk memulai memegang kemudi kendali.