Hasel.
Hari ini aku berjanji bertemu dengan Fona, akan tetapi terlambat.
Ethikopia, one of coffee shop yang selalu jadi tempat pelarian, bertemu, dan berpisah. Dan kami bertemu disini.
Hasel, hari ini aku memesannya.
Dua bulan terakhir ini aku merasakan kekosongan yang luar biasa. Rasanya aku hanya berkutat dengan menghirup nafas, makan, berbaring dan itu berputar putar terus. Tidak ada hal yang menggairahkan yang bahkan terasa. Aku merindukanmu.
Hasel hari ini seperti membawa ku untuk menulis sesuatu tentang mu.
Kamu baik baik saja kan?
Setelah aku keluar dari tempat itu dan kamu memilih untuk menyerah, sebenarnya ada banyak sekali yang aku lakukan. Tetapi sepi. Saat itu aku ikut banyak kali rekrutmen asal kau tau. Pertama Ruang Guru, tapi honestly aku memang tidak berharap banyak dari ini, jadi tentu saja hasilnya tidak ada. Lalu BI, ga nyangka aja sih bisa lolos jauh sekali sampai sejauh ini. Tapi hasilnya juga belum, karena ya aku sendiri merasa masih banyak sekali kurangnya, dan kalau sudah sejauh ini, aku sudah sangat bersyukur.
Danamon, somehow ini sangat luar biasa buat aku secara pribadi. Untuk seorang Isn yang banyak sekali kurangnya bisa di Panel Interview, itu sangat sangat luar biasa. Aku sama sekali tidak berharap pada tahap awal, karena ya tau sendirilah, tapi sudah sejauh ini, entah kenapa segalanya jadi berubah. Aku sangat berharap, aku tidak mengirim lamaran lainnya, dan here I am.
Aku stuck, dan entah kenapa aku ingin menceritakan ini kepada mu. Mungkin kalau kamu bisa merespon, kamu hanya akan tertawa, iya bukan? Perjalananmu yang cukup panjang dengan kopimu, dan aku terhenti disini.
Aku jadi ingin bertanya, apa yang sebenarnya terjadi?
Kenapa harus terjadi pada kita?